š¤
-
NIS: -
ā±ļø Waktu: 00:00
āļø SIMULATOR IPA INTERAKTIF āļø
Penilaian Otomatis ⢠Sentuh & Eksplorasi!
š Papan Tulis Interaktif (Dengan Kamera Pengawas)
š¹ Kamera Depan
ā Aktif
Mengamati siswa...
ā” LABORATORIUM RANGKAIAN LISTRIK ā HUKUM OHM
š Manfaat
Memahami Hukum Ohm (V = I Ć R): Visualisasi hubungan tegangan, hambatan, arus.
- ⨠Arus listrik abstrak jadi visual (elektron bergerak)
- š” Eksperimen tanpa risiko sengatan
- š Korelasi langsung dengan kecerahan lampu
š Petunjuk:
- Geser Tegangan (V) atau Hambatan (Ī©)
- Amati perubahan arus (I) dan nyala lampu
- Tekan "Tampilkan Elektron" untuk melihat aliran muatan
ā ļø Batasan: Rangkaian seri sederhana, komponen ideal, elektron hanya ilustrasi.
šÆ SMP/SMA
I = 0.40 A
Daya = 4.80 W
Daya = 4.80 W
š 3 Skenario Pembelajaran
šÆ Skenario 1: Menemukan Hukum Ohm
Langkah-langkah:
- Bagi kelas dalam 5 kelompok. Setiap kelompok jelajahi simulator.
- Catat 10 pasang data (V, R, I) di buku.
- Kelompok A: R tetap 30Ī©, V diubah. Kelompok B: V tetap 12V, R diubah.
- Diskusi: "Apa pola yang kalian lihat?"
- Rumuskan bersama I = V/R.
ā±ļø 20 menit ⢠Discovery learning
šÆ Skenario 2: Lomba Menyalakan Lampu
Langkah-langkah:
- Tantangan: "Siapa bisa membuat lampu paling terang? Paling redup?"
- Dua siswa maju ke IFP, atur slider.
- Amati perubahan kecerahan dan angka daya.
- Analisis: "Kenapa lampu redup/terang?"
- Cari pasangan V dan R yang menghasilkan daya sama.
ā±ļø 15 menit ⢠Gamifikasi
šÆ Skenario 3: Konduktor vs Isolator
Langkah-langkah:
- Tanya: "Apa jika resistor diganti kawat tembaga (R kecil)?" Prediksi.
- Geser hambatan ke 1Ī© (simulasi konduktor). Amati lampu terang.
- Geser ke 100Ī© (isolator). Amati lampu redup.
- Refleksi: "Mengapa kabel listrik dari tembaga? Mengapa plastik di luarnya?"
ā±ļø 10 menit ⢠Aplikasi kehidupan
𧬠LABORATORIUM PEWARISAN SIFAT ā HUKUM MENDEL
š Manfaat
Memahami pewarisan sifat (Hukum Mendel): Simulasi persilangan genetik pada tanaman ercis.
- 𧬠Memahami konsep gen dominan dan resesif
- š± Memprediksi sifat keturunan dari kedua induk
- š Menghitung probabilitas fenotip anak
š Petunjuk:
- Pilih alel dari Induk 1 (contoh: warna biji)
- Pilih alel dari Induk 2
- Klik "SILANGKAN" untuk melihat hasil keturunan
- Amati fenotip yang muncul dan probabilitasnya
ā ļø Batasan: Simulasi persilangan monohibrid sederhana (satu sifat).
šÆ SMP Kelas 9
š± PERSILANGAN MONOHIBRID
šæ INDUK 1
ā
šæ INDUK 2
š¬ HASIL KETURUNAN (F1)
-
š PROBABILITAS FENOTIP
| Fenotip | Genotip | Probabilitas |
| š½ Kuning | AA / Aa | - |
| š± Hijau | aa | - |
Status: Pilih induk dan silangkan
š 3 Skenario Pembelajaran
šÆ Skenario 1: Dominan vs Resesif
- Pilih Induk 1 = AA (Kuning), Induk 2 = aa (Hijau)
- Klik "Silangkan" dan amati hasilnya
- Semua keturunan = Aa (Kuning) - membuktikan dominan menutupi resesif
ā±ļø 10 menit ⢠Hukum Dominansi
šÆ Skenario 2: Persilangan Heterozigot
- Pilih Induk 1 = Aa (Kuning), Induk 2 = Aa (Kuning)
- Klik "Silangkan" dan hitung probabilitas
- Hasil: 75% Kuning (AA, Aa, Aa), 25% Hijau (aa) - rasio 3:1
ā±ļø 15 menit ⢠Hukum Segregasi
šÆ Skenario 3: Uji Silang (Test Cross)
- Pilih Induk 1 = Aa (Kuning), Induk 2 = aa (Hijau)
- Klik "Silangkan" dan amati hasilnya
- Hasil: 50% Kuning (Aa), 50% Hijau (aa) - rasio 1:1
- Ini membuktikan induk pertama heterozigot
ā±ļø 10 menit ⢠Test Cross
š GERAK PARABOLA ā LINTASAN PELURU
š Manfaat
Memahami gerak parabola 2D: GLB (x) + GLBB (y).
- š Pengaruh sudut terhadap jarak
- š Eksperimen gravitasi (Bumi, Bulan, Jupiter)
- š Prediksi jarak, tinggi, waktu
š Petunjuk:
- Atur kecepatan awal, sudut, gravitasi
- Tekan "Lempar!" untuk melihat lintasan
- Amati jarak, tinggi, waktu
ā ļø Batasan: Tanpa hambatan udara, tanah datar, skala proporsional.
šÆ SMP/SMA Mekanika
Jarak: 0 m |
Tinggi: 0 m
Waktu: 0 detik
Waktu: 0 detik
š 3 Skenario Pembelajaran
šÆ Skenario 1: Mencari Sudut Optimal
- Set v=50 m/s, g=9.8 (tetap).
- Coba sudut 30°, 45°, 60°. Catat jarak masing-masing.
- Bandingkan: sudut mana yang terjauh?
- Simpulkan: 45° memberikan jarak maksimum.
ā±ļø 15 menit ⢠Eksperimen
šÆ Skenario 2: Mendarat di Bulan
- Di Bumi (g=9.8): v=60, θ=40°. Catat jarak & waktu.
- Ubah g=1.6 (Bulan), lempar dengan nilai sama.
- Amati lintasan lebih panjang & lambat.
- Ubah g=25 (Jupiter), amati lintasan pendek & cepat.
ā±ļø 15 menit ⢠Variasi gravitasi
šÆ Skenario 3: Menembak Sasaran
- Tantangan: "Ingin bola mendarat di jarak 200 m. Cari kombinasi v & Īø!"
- Coba v=70, θ=30°; v=50, θ=53°; dll.
- Diskusi: "Ada berapa kemungkinan? Mana yang paling efisien?"
ā±ļø 20 menit ⢠Problem solving
š PENILAIAN OTOMATIS
ā Centang akan muncul otomatis saat eksperimen berhasil dilakukan:
ā” Rangkaian Listrik
ā
Menemukan hubungan I = V/R (min. 5 data)
ā
Membuktikan V sebanding I (R tetap)
ā
Membuktikan R berbanding terbalik dengan I (V tetap)
𧬠Pewarisan Sifat
ā
Membuktikan dominan (AA Ć aa = 100% Aa)
ā
Rasio 3:1 (Aa Ć Aa = 75% Kuning, 25% Hijau)
ā
Rasio 1:1 (Aa Ć aa = 50% Kuning, 50% Hijau)
š Gerak Parabola
ā
Membuktikan sudut 45° jarak terjauh
ā
Membuktikan gravitasi besar = jarak pendek
ā
Menemukan kombinasi v & Īø untuk jarak 200 m
Skor Pencapaian:
0/9